Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Oktober 2014

Surya Paloh: Kader Nasdem yang Kunker ke Luar Negeri akan Dipecat



Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 36 kader Partai Nasdem berhasil menjadi anggota DPR Periode 2014-2019. Agar mereka bisa bekerja maksimal untuk konstituen, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Palohmenegaskan akan memecat anggotanya yang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri.

"Segera dan saya telah perintahkan fraksi untuk larang dan ikut dalam kunker ke luar negeri sepanjang APBN kita defisit," tutur Surya Paloh di DPP Nasdem, Jakarta, Rabu (13/10/2014).

Dia menegaskan apa yang diucapkan tidak sekadar perintah yang tanpa konsekuensi dan akan ada sanksi bagi mereka yang melanggar instruksi tersebut. 

"Kalau ada yang ikut kunker, dipecat. Kita nggak main-main," tegas Paloh.

Paloh menjelaskan, dirinya telah menyerahkan para anggota DPR dari Nasdem ke tangan Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat. Keputusan yang diambil oleh fraksi pun merupakan kepanjangan tangan dari DPP.

"Saya harapkan Nasdem sebagai partai baru bawa suasana kebatinan baru untuk perbaiki citra resmi yang hari ini pencitraannya tidak membanggakan hati. Ini misi penting yang harus direpresentasikan Nasdem. Program resmi DPR dalam kunker ke luar negeri, Nasdem dilarang. Apa pun bentuknya selama masih defisit," tandas Paloh. (Sss)
Credit: Rinaldo

Sabtu, 05 Juli 2014

Senyum Jokowi-JK Saat Dengar Kemenangan di Arab Saudi




Liputan6.com, Jakarta - Relawan capres dan cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK mengklaim pasangan usungannya itu berhasil meraih mayoritas suara pemilih di Pilpres 2014 yang digelar di Arab Saudi pagi tadi. Pilpres di luar negeri memang dilaksanakan sebelum pencoblosan di tanah air 9 Juli 2014, yakni pada 4-6 Juli 2014.

Berdasarkan hasil survei exit poll yang digelar relawan, Jokowi-JK berhasil meraih suara 81% di Arab Saudi. Sementara capres lawan, Prabowo-Hatta hanya mengantongi suara sebanyak 14%. Sedangkan suara tak sah mencapai 5%. Mendengar kabar baik ini, Jokowi pun semringah.

Jokowi mengaku senang dengan perolehan tersebut. Namun dia tetap akan menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Ya bagus. Kurang lebih dalamnya juga sama. Di luar WNI, di sini juga WNI. Nanti dilihatlah, jangan mendahului. Tunggu saja 9 Juli," ucap Jokowi di Jalan Subang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2014).

Sama seperti Jokowi, sang cawapres Jusuf Kalla atau JK juga girang. "Apalagi di dalam negeri, di luar aja menang," ujar JK sambil tersenyum.

Selain di Arab Saudi, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut juga mengaku mendapatkan laporan kemenangan di Qatar dan China. Menurutnya, berita baik ini bisa terjadi karena adanya dukungan media sosial yang jaringannya menjangkau dunia internasional.

"Di Twitter kan ramai kemarin hastag #AkhirnyaMilihJokowiJK berarti benar itu," ujar JK.

Bahkan menurut JK, maraknya kampanye hitam tidak akan mempengaruhi pilihan rakyat. Dia dan jajarannya juga akan berusaha menjaga Pilpres nanti berlangsung dengan bersih dan aman.

"Begini, susah melawan rakyat dan kita akan menjaga Pilpres ini berlapis. Untuk saksi resmi kita akan menugaskan relawan-relawan," tuturnya. (Sss)

(Nadya Isnaeni )


Tags :  PILPRES 2014  JOKOWI-JK

Jumat, 11 April 2014

"PROYEKSI CAPRES/CAWAPRES VERSI KOALISI CIKEAS"


Fb @MATANEWS.com

 1. Kita bahas hasil pemilu, tokoh2 potensial capres dan kemungkinan koalisi ya ..media2 banyak salah dalam menganalisa
 2. Pertama hasil pemilu. QC bukan hasil perhitungan riel atau resmi. Hitungan KPU pasti beda dgn QC. Meski bedanya tdk akan terlalu jauh
3. Kita asumsikan beda hasil KPU dgn QC adalah sebesar margin error yg ditetapkan masing2 lemabaga survey yg lakukan QC, yakni 1-2%.
 4. Kita asumsikan juga, PDIP dan PKB yang punya basis massa pemilih dominas Jawa, konsekwensinya harga kursi DPR PDIP dan PKB "sangat mahal"
5. Artinya, untuk mendapat 1 kursi DPR di Jawa, diperlukan ratusan ribu suara pemilih sah. Mini 80 ribuan. Sangat beda dgn kursi luar jawa
 6. Luar Jawa, utk 1 kursi DPR cukup puluhan ribu, rata2 di atas 30 ribu suara sdh dapat 1 kursi, bahkan ada yg cukup dgn belasan ribu suara
7. Propinsi lain yang cukup mahal harga kursinya adalah Bali dan Sumut hampir sama dgn Jawa. Dan lagi2 keduanya adalah basis massa PDIP
8. Dengan fakta politik seperti itu, perolehan suara PDIP 19%, hanya menghasilkan kursi DPR maksimum      14 - 15% kursi DPR
 9. Demikian juga halnya dgn PKB, meski meraih 9% suara, kursi DPR PDIP max hanya 6-7% saja.    Bahkan PKB mungkin hanya dapat 5% kursi DPR
10. Informasi perolehan kursi DPR ini sangat penting, karena syarat partai utk mengajukan pasangan capres - cawapres : min 25% suara ATAU .
. 11. Syarat pengajuan capres-cawapres min 25% suara atau 20% kursi DPR. Jika tdk, maka partai itu harus bergabung dgn partai lain : KOALISI
 12. Partai apa bergabung dgn partai apa, akan sangat ditentukan faktor2 sbb : ideologi, latar belakang, tokoh/ ketua partai dan deal2
 13. Faktor Ideologi misalnya : akan sangat sulit PDIP bergabung dgn Golkar atau dgn Demokrat. Ideologinya beda.
14. Faktor latar belakang : PDIP dan Golkar tdk pernah akur, PDIP dgn PD juga tdk pernah akur. Ga bakalan terjadi koalisi diantara mereka
15. Faktor Tokoh Partai misalnya : tdk mungkin PD bergabung dgn PDIP. Megawati dan SBY seperti air dan minyak, Tom and Jerry : "musuhan"
16. Dari fakta politik tsb : tidak mungkin PDIP koalisi dgn PD dan Golkar atau sebaliknya. PDIP hanya bisa koalisi dgn partai diluar itu
17. Dari latar belakang &deal2 sebelum pemilu : bakal koalisi sdh terlihat nyata, hasil pemilu jg jelas, kalau anda cermat membacanya hehe
18. Dari hasil pemilu, latar belakang dan deal2 sebelumnya, jelas TERBACA koalisi besar (istana/cikeas) sesungguhnya terjadi hehe
19. Terlihat jelas partai2 "sekoci/satelit PD" raih suara signifikan, yakni : PKB, PAN dan PKS. Gerindra "partai mitra PD" jg melonjak tajam
 20. Gabungan PD, Gerindra, PKB, PAN, PKS = > 40% suara. Bgmn dgn Golkar ? PG mah tergantung tarif. Ada uang ada barang (dukungan) 22. Golkar akan pragmatis. Ketumnya ARB tdk bakal jadi capres. Sdh hancur di dalam dan luar negeri. Kartu mati. Kalau cawapres, bolehlah 23. Kok Golkar tetap menang? Bahkan mungkin jadi peraih kursi terbanyak di Senayan? Ingat, golkar itu siapa. Partai Orba yg mengakar, mapan 24. Selama Golkar tdk dibubarkan, selamanya pula golkar tdk akan pernah turun jadi partai kecil. Min 15% kursi DPR sdh jadi jatah Golkar 25. Mesin golkar tercanggih. Kader2 golkar "sgt berpengalaman & paling berkualitas". 1 agta DPR Golkar setara dgn 2-3 agta DPR partai lain 26. Nah, PDIP mau koalisi kemana ? Nasdem. Partai ini semula akan jadi partai sekoci /satelit Jokowi jk kemarin Megawati tolak dukung Jokowi 27. Mafia konglo2 cina dipimpin James Riady dgn GodFather antoni salim, sdh siap2 alih uang& dukungan ke Nasdem, jika PDIP/Mega tolak Jokowi 28. Nasdem dipimpin surya paloh dgn Jusuf Kalla di belakang layar. Apakah akan koalisi dgn PDIP? Belum tentu. Karena Jokowi batal nyapres 29. Keterpaksaan Megawati beri dukungan (bukan mencapreskan) Jokowi, diikuti syarat : jokowi akan jadi capres PDIP jika dpt > 25% suara 30. Ternyata jokowi effect jeblok. Rakyat sdh tahu jokowi itu tdk berkualitas, tdk berintegritas, cacat moral, hny boneka cina dan pembohong 31. Jokowi akan jadi capres PDIP jika mafia2 cina dan arkansas connection bisa beri jaminan tertulis Jokowi bisa direkayasa jadi presiden 32. Meski begtu, Megawati tentu tdk percaya bgtu saja. Konsesi dan kompensasi yg diajukan megawati kpd mafia konglo cina pasti sangat besar 33. Konsesi itu bisa jadi adalah : wakil Jokowi harus dari PDIP (nanan atau puan), biaya kampanye /pemenangan pilpres ditanggung semua, .. 34. Megawati berhak menentukan mayoritas agta kabinet dan jabatan2 strategis lain, Mega berhak ikut mengendalikan pemerintahan, dst dst 35. Puncaknya adalah Megawati akan ajukan diri sendiri sbg capres dan jokowi sbg cawapres, dgn tugas khusus Jokowi : urus jabodetabek 36. Intinya : mafia konglo cina dan arkansas connetion akan mati kutu dibikin Megawati gara2 kegagalan Jokowi. Bravo Mega ! Congrats !! 37. Tahukah anda siapa pemenang sejati dalam pemilu kali ini ? Dia adalah Presiden SBYudhoyono ! SBY tetap pegang kendali dan semua kartu 38. Sadar bhw PD secara "legitimasi dan opini politik" tdk boleh raih suara besar (akan timbul gejolak), partai sekoci/mitra yg dibesarkan 39. PKB adalah partai anak kandung SBY. Sbg jaminan, muhaimin dikawal Rusdi Kirana, atas perintah SBY. Done ! Mission has accomplished ! 40. PAN adalah partai besan. Utk jamin rencana SBY sukses, Hatta diberikan sumber daya pemenangan pemilu. Mission has accomplished too ! 41. Bgmn dgn PBB ? Partai ini anak angkat SBY. Seharusnya diloloskan PT, tapi plan A (The Red Plan batal), Yusril /PBB tdk lagi dibutuhkan. 42. PKS adalah partai koalisi SBY dlm keterpaksaan. Daripada Anis Matta, Hilmi, Gatot, Irwan dan aher dikriminalisasi KPK, join deh dgn SBY 43. Gerindra adalah partai mitra sby, sejak kesepakatan awal saat Pansus DPR anti mafia pajak, 2 thn lalu. Plus deal2 Prabowo sbg successor 44. SBY - Prabowo sdh deal dan dipertajam saat pertemuan terakhir di Cikeas. Karena hanya duet SBY - Prabowo yg sanggup hadang mafia cina 45. SBY - Prabowo sadar benar bahaya mafia konglo cina + arkansas connection dibalik Jokowi dgn menumpang (jadi parasit) di PDIP 46. Mafia Konglo2 cina indonesia dibantu cina connection, punya target maks : jokowi presiden (boneka), Target minimal : Prabowo gagal RI 47. Apakah Koalisi SBY - Prabowo ini akan langgeng di pilpres? Bisa ya bisa tidak. Berikut ini analisa sementaranya : 48. Analisa dimulai dgn premis sbb : 1. Cawapres Prabowo harus tokoh yg benar2 dipercaya SBY 2. Menjamin kepentingan2 sby dan cikeas 49. Dari Premis tadi, siapa cawapres Prabowo yg akan disodorkan SBY ? Ani SBY, Agus SBY atau Gita Wirjawan ? Pramono EW mustahil. 50. Tetapi SBY juga punya keyakinan Prabowo sulit menang jadi presiden. Semua cara akan dilakukan mafia konglo cina gagalkan prabowo 51. Dari keyakinan SBY itu, ada kemungkinan SBY main dua kaki : ajukan capres sendiri. Siapa ? Bu Ani SBY. Bisa menang ? Sangat mungkin 52. Ditengah2 ketiadaan capres ideal (mungkin ini juga hasil rekayasa SBY hehe), Bu Ani akan muncul sbg alternatif Presiden RI !! 53. Karena, baik pemilu mau pun pilpres, peran SBY dalam menentukan siapa pemenangnya, masih sangat dominan. Kenapa? Nanti kita bahas heuheu 54. Bgmn dengan Golkar? ARB mah akan jual dukungan pada pembeli harga tertinggi. ARB dan Golkar tetap jadi King Maker saja. Luar biasa SBY ! 55. Pilpres 2014 sgt menarik, dinamis & penuh kejutan hehe .. Maka bacalah yg tersirat, jgn terpukau yg kasat mata. Sekian dulu. MERDEKA BUNG! "PROYEKSI CAPRES/CAWAPRES VERSI KOALISI CIKEAS" Fb @MATANEWS.com 1. Kita bahas hasil pemilu, tokoh2 potensial capres dan kemungkinan koalisi ya ..media2 banyak salah dalam menganalisa 2. Pertama hasil pemilu. QC bukan hasil perhitungan riel atau resmi. Hitungan KPU pasti beda dgn QC. Meski bedanya tdk akan terlalu jauh 3. Kita asumsikan beda hasil KPU dgn QC adalah sebesar margin error yg ditetapkan masing2 lemabaga survey yg lakukan QC, yakni 1-2%. 4. Kita asumsikan juga, PDIP dan PKB yang punya basis massa pemilih dominas Jawa, konsekwensinya harga kursi DPR PDIP dan PKB "sangat mahal" 5. Artinya, untuk mendapat 1 kursi DPR di Jawa, diperlukan ratusan ribu suara pemilih sah. Mini 80 ribuan. Sangat beda dgn kursi luar jawa 6. Luar Jawa, utk 1 kursi DPR cukup puluhan ribu, rata2 di atas 30 ribu suara sdh dapat 1 kursi, bahkan ada yg cukup dgn belasan ribu suara 7. Propinsi lain yang cukup mahal harga kursinya adalah Bali dan Sumut hampir sama dgn Jawa. Dan lagi2 keduanya adalah basis massa PDIP 8. Dengan fakta politik seperti itu, perolehan suara PDIP 19%, hanya menghasilkan kursi DPR maksimum 14 - 15% kursi DPR 9. Demikian juga halnya dgn PKB, meski meraih 9% suara, kursi DPR PDIP max hanya 6-7% saja. Bahkan PKB mungkin hanya dapat 5% kursi DPR 10. Informasi perolehan kursi DPR ini sangat penting, karena syarat partai utk mengajukan pasangan capres - cawapres : min 25% suara ATAU .. 11. Syarat pengajuan capres-cawapres min 25% suara atau 20% kursi DPR. Jika tdk, maka partai itu harus bergabung dgn partai lain : KOALISI 12. Partai apa bergabung dgn partai apa, akan sangat ditentukan faktor2 sbb : ideologi, latar belakang, tokoh/ ketua partai dan deal2 14. Faktor Ideologi misalnya : akan sangat sulit PDIP bergabung dgn Golkar atau dgn Demokrat. Ideologinya beda. 15. Faktor latar belakang : PDIP dan Golkar tdk pernah akur, PDIP dgn PD juga tdk pernah akur. Ga bakalan terjadi koalisi diantara mereka 16. Faktor Tokoh Partai misalnya : tdk mungkin PD bergabung dgn PDIP. Megawati dan SBY seperti air dan minyak, Tom and Jerry : "musuhan" 17. Dari fakta politik tsb : tidak mungkin PDIP koalisi dgn PD dan Golkar atau sebaliknya. PDIP hanya bisa koalisi dgn partai diluar itu 18. Dari latar belakang &deal2 sebelum pemilu : bakal koalisi sdh terlihat nyata, hasil pemilu jg jelas, kalau anda cermat membacanya hehe 19. Dari hasil pemilu, latar belakang dan deal2 sebelumnya, jelas TERBACA koalisi besar (istana/cikeas) sesungguhnya terjadi hehe 20. Terlihat jelas partai2 "sekoci/satelit PD" raih suara signifikan, yakni : PKB, PAN dan PKS. Gerindra "partai mitra PD" jg melonjak tajam 21. Gabungan PD, Gerindra, PKB, PAN, PKS = > 40% suara. Bgmn dgn Golkar ? PG mah tergantung tarif. Ada uang ada barang (dukungan) 22. Golkar akan pragmatis. Ketumnya ARB tdk bakal jadi capres. Sdh hancur di dalam dan luar negeri. Kartu mati. Kalau cawapres, bolehlah 23. Kok Golkar tetap menang? Bahkan mungkin jadi peraih kursi terbanyak di Senayan? Ingat, golkar itu siapa. Partai Orba yg mengakar, mapan 24. Selama Golkar tdk dibubarkan, selamanya pula golkar tdk akan pernah turun jadi partai kecil. Min 15% kursi DPR sdh jadi jatah Golkar 25. Mesin golkar tercanggih. Kader2 golkar "sgt berpengalaman & paling berkualitas". 1 agta DPR Golkar setara dgn 2-3 agta DPR partai lain 26. Nah, PDIP mau koalisi kemana ? Nasdem. Partai ini semula akan jadi partai sekoci /satelit Jokowi jk kemarin Megawati tolak dukung Jokowi 27. Mafia konglo2 cina dipimpin James Riady dgn GodFather antoni salim, sdh siap2 alih uang& dukungan ke Nasdem, jika PDIP/Mega tolak Jokowi 28. Nasdem dipimpin surya paloh dgn Jusuf Kalla di belakang layar. Apakah akan koalisi dgn PDIP? Belum tentu. Karena Jokowi batal nyapres 29. Keterpaksaan Megawati beri dukungan (bukan mencapreskan) Jokowi, diikuti syarat : jokowi akan jadi capres PDIP jika dpt > 25% suara 30. Ternyata jokowi effect jeblok. Rakyat sdh tahu jokowi itu tdk berkualitas, tdk berintegritas, cacat moral, hny boneka cina dan pembohong 31. Jokowi akan jadi capres PDIP jika mafia2 cina dan arkansas connection bisa beri jaminan tertulis Jokowi bisa direkayasa jadi presiden 32. Meski begtu, Megawati tentu tdk percaya bgtu saja. Konsesi dan kompensasi yg diajukan megawati kpd mafia konglo cina pasti sangat besar 33. Konsesi itu bisa jadi adalah : wakil Jokowi harus dari PDIP (nanan atau puan), biaya kampanye /pemenangan pilpres ditanggung semua, .. 34. Megawati berhak menentukan mayoritas agta kabinet dan jabatan2 strategis lain, Mega berhak ikut mengendalikan pemerintahan, dst dst 35. Puncaknya adalah Megawati akan ajukan diri sendiri sbg capres dan jokowi sbg cawapres, dgn tugas khusus Jokowi : urus jabodetabek 36. Intinya : mafia konglo cina dan arkansas connetion akan mati kutu dibikin Megawati gara2 kegagalan Jokowi. Bravo Mega ! Congrats !! 37. Tahukah anda siapa pemenang sejati dalam pemilu kali ini ? Dia adalah Presiden SBYudhoyono ! SBY tetap pegang kendali dan semua kartu 38. Sadar bhw PD secara "legitimasi dan opini politik" tdk boleh raih suara besar (akan timbul gejolak), partai sekoci/mitra yg dibesarkan 39. PKB adalah partai anak kandung SBY. Sbg jaminan, muhaimin dikawal Rusdi Kirana, atas perintah SBY. Done ! Mission has accomplished ! 40. PAN adalah partai besan. Utk jamin rencana SBY sukses, Hatta diberikan sumber daya pemenangan pemilu. Mission has accomplished too ! 41. Bgmn dgn PBB ? Partai ini anak angkat SBY. Seharusnya diloloskan PT, tapi plan A (The Red Plan batal), Yusril /PBB tdk lagi dibutuhkan. 42. PKS adalah partai koalisi SBY dlm keterpaksaan. Daripada Anis Matta, Hilmi, Gatot, Irwan dan aher dikriminalisasi KPK, join deh dgn SBY 43. Gerindra adalah partai mitra sby, sejak kesepakatan awal saat Pansus DPR anti mafia pajak, 2 thn lalu. Plus deal2 Prabowo sbg successor 44. SBY - Prabowo sdh deal dan dipertajam saat pertemuan terakhir di Cikeas. Karena hanya duet SBY - Prabowo yg sanggup hadang mafia cina 45. SBY - Prabowo sadar benar bahaya mafia konglo cina + arkansas connection dibalik Jokowi dgn menumpang (jadi parasit) di PDIP 46. Mafia Konglo2 cina indonesia dibantu cina connection, punya target maks : jokowi presiden (boneka), Target minimal : Prabowo gagal RI 47. Apakah Koalisi SBY - Prabowo ini akan langgeng di pilpres? Bisa ya bisa tidak. Berikut ini analisa sementaranya : 48. Analisa dimulai dgn premis sbb : 1. Cawapres Prabowo harus tokoh yg benar2 dipercaya SBY 2. Menjamin kepentingan2 sby dan cikeas 49. Dari Premis tadi, siapa cawapres Prabowo yg akan disodorkan SBY ? Ani SBY, Agus SBY atau Gita Wirjawan ? Pramono EW mustahil. 50. Tetapi SBY juga punya keyakinan Prabowo sulit menang jadi presiden. Semua cara akan dilakukan mafia konglo cina gagalkan prabowo 51. Dari keyakinan SBY itu, ada kemungkinan SBY main dua kaki : ajukan capres sendiri. Siapa ? Bu Ani SBY. Bisa menang ? Sangat mungkin 52. Ditengah2 ketiadaan capres ideal (mungkin ini juga hasil rekayasa SBY hehe), Bu Ani akan muncul sbg alternatif Presiden RI !! 53. Karena, baik pemilu mau pun pilpres, peran SBY dalam menentukan siapa pemenangnya, masih sangat dominan. Kenapa? Nanti kita bahas heuheu 54. Bgmn dengan Golkar? ARB mah akan jual dukungan pada pembeli harga tertinggi. ARB dan Golkar tetap jadi King Maker saja. Luar biasa SBY ! 55. Pilpres 2014 sgt menarik, dinamis & penuh kejutan hehe .. Maka bacalah yg tersirat, jgn terpukau yg kasat mata. Sekian dulu. MERDEKA BUNG! Suka · · Bagikan Komentar Terpopuler 17 orang menyukai ini. 16 berbagi Surya Syam Agus Martono Semoga bukan "slmat dtg koruptor baru.." pakde samad iso tambah stress.. runyam... Suka · Balas · 2 · 16 jam yang lalu Ucok Oplosan Kepedean ..., saatnya presiden RI skrng bukan dr militer ... Suka · Balas · 1 · 12 jam yang lalu · Telah disunting Priyadi Setyawan pdip bisa mengajukan cpres sndiri krn memperoleh 20% krsi senayan, tinggal selangkah lg insya' allah JOKOWI RI 1...., selamat datang INDONESIA BARU.... Suka · Balas · 1 · 16 jam yang lalu Erwan Azra Masih terlalu dini, survey aja banyak yg ngawur apalagi paket capres Suka · Balas · 1 jam Ithi Widiaithu Anipoenya hiduuuuppp koruuptoorr Suka · Balas · 1 jam Harun Al Rasyid Kalo ibu Asu yang menang, bubarin aja republik ini. Suka · Balas · 9 jam Effendi Chan agak bingung mencernanya,tp dlm politik smuanya mungkin. Suka · Balas · 12 jam yang lalu Aqncs M Stmg Eeehhhh....ketahuan...Bodat Suka · Balas · 13 jam yang lalu Helmi Nuravian Koyok ngerti2o Suka · Balas · 15 jam yang lalu Vladimir Mahmoed Sayeed FORMASI ini berarti sangat dimungkinkan..! Foto Vladimir Mahmoed Sayeed. Suka · Balas · 15 jam yang lalu Mas Jarkoni katanya sby di dukung cina,terus ada yg bilang prabowo juga ini malah jokowi ikut...sebenernya mksdnya apa to giring opini murahan kaya gini Suka · Balas · 16 jam yang lalu Zulviana Ross asikkk ya kalau sudah bisa bermain, semua akan dipermainkan dan rakyat dicari hanya saat dibutuhkan namun setelah itu seperti yang dulu-dulu habis manis sepah dibuang dan setelah 5th berikutnya sepah akan dikunyah lagi haha yg sebenarnya boneka itu adalah rakyat karena mereka selalu dipermainkan tapi susah untuk sadar hhhhhh... Suka · Balas · 1 · 15 jam yang lalu Eldy Oezill Siapa pun pemimpin nya yg penting bisa mengemban AMANAH Kalo emang buat kemajuan indonesia Semuanya bergabung bersatu ...Lihat Selengkapnya Suka · Balas · 1 · 16 jam yang lalu Ronny Setiawan II Info yang beredar, Dahlan Iskan. Bagaimana kemungkinan itu? Suka · Balas · 16 jam yang lalu

Bakaco: DPRD DKI akan Jegal Jokowi Capres 2014

Senin, 31 Maret 2014

Ini 10 program prioritas yang dijanjikan NasDem

Reporter : Moch. Andriansyah | Minggu, 30 Maret 2014 

Merdeka.com - Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh mengajak para calon legislatif (Caleg) dari partainya jika terpilih di Pemilu Legislatif nanti untuk lebih mementingkan kepentingan rakyat daripada partai dan dirinya sendiri.

Inilah janji dan permohonan Surya Paloh kepada seluruh kader dan caleg dari partainya pada kesempatan kampanye terbuka yang digelar di Stadion 10 November atau Tambaksari Surabaya, Minggu (30/3).

"9 April nanti adalah momentum kita. Apabila kita mampu meyakinkan masyarakat, saudara-saudara kita, khususnya di Jawa Timur ini, khususnya kaum petani. Mereka sedang merana, mereka ingin menjadi petaninya Indonesia dengan swasembada pertaniannya," kata Surya Paloh dalam orasi politiknya.

"Sampaikan salam kita, katakan tekad NasDem untuk mengembalikan semangat petani. Itu tugas kita mengembalikan semangat mereka. Memberi pupuk-pupuk murah, itu adalah tugas pemerintah, kalau itu tidak ada berarti tidak ada NasDem di pemerintahan lima tahun ke depan nanti."

"Begitu pula pula dengan kaum nelayan. Nenek moyang kita adalah kaum bahari. Tapi kehidupan tetap melarat, mereka didikte nelayan-nelayan asing. Pemerintah harus berani merubah nasib mereka agar lebih baik," sambung dia.

Bos Media Group itu berjanji, akan mengawal demokrasi Indonesia agar lebih baik. "Kalau NasDem diberi kepercayaan mengatur lalu lintas pemerintahan, seyogianya kita mendahulukan kepentingan rakyat daripada mendahulukan kepentingan partai dan diri sendiri. Saudara sanggup menjalankan instruksi ini, menjalankan komitmen ini? Kita berharap semoga komitmen ini merasuk dalam pikiran kita," janji Surya Paloh sembari bertanya kepada seluruh kadernya.

Selain itu, mantan Ketua PWI ini juga mengajak partainya mendukung siapapun yang terpilih sebagai pemimpin. Dengan catatan dengan tetap membawa perubahan terhadap Indonesia yang lebih baik. "Partai ini tidak cuma akan melahirkan politisi-politisi andal, melainkan juga negarawan-negarawan andal. Semangat kebangsaan, semangat pluralisme itulah semangat kita. Kita akan bersama-sama mendukung pemimpin terpilih, selam dia menjalankan semangat perubahan," tegas dia mengakhiri pidatonya.

Dan inilah 10 program prioritas yang dijanjikan NasDem hingga lima tahun ke depan, yang akan dilakukan para anggota dewan dari Partai NasDem apabila terpilih dalam Pemilu Legislatif 2014, khususnya dalam politik anggaran dan penguatan regulasi.

Yang pertama adalah, subsidi untuk rakyat miskin Rp 1 juta per kepala keluarga setiap bulan selama lima tahun, kemudian menyediakan pupuk dan alat-alat pertanian yang semurah-murahnya dengan pemberian subsidi. Selanjutnya, membangun infrastruktur berupa pelabuhan, irigasi dan jalan-jalan raya di seluruh Indonesia.

Yang keempat adalah, menaikkan gaji PNS, TNI, Polri secara bertahap dan terus menerus selama kurun waktu lima tahun hingga memberikan rasa bangga dan produktifitas yang optimal, menggratiskan biaya pendidikan sejak sekolah dasar (SD) sampai perguruan tinggi negeri, menyediakan beasiswa ke dalam maupun luar negeri untuk 100 ribu lulusan SLTA di seluruh Indonesia.

Program yang ketujuh, membangun kembali bidang pertahanan dan keamanan agar menjadi salah satu yang terkuat di Asia untuk melindungi rakyat dan menjaga NKRI, membangun infrastruktur jaringan listrik dan air bersih di pedesaan di seluruh Indonesia, menciptakan 10 juta lapangan pekerjaan baru.

Dan yang terakhir, mendirikan dan meningkatkan fasilitas Puskesmas untuk pelayanan rawat inap gratis di seluruh kecamatan di Indonesia.
[bal]

Rabu, 06 November 2013

Pesta Sempurna sang Dermawan

 http://sumutpos.co)


Tujuh puluh empat tahun sudah genap usia tokoh Sumatera Utara, H Anif  Sabtu (23/3) lalu. Perayaan untuk mensyukuri nikmat tersebut pun digelar di Taman Burung komplek Cemara Asri. Keluarga, kerabat, para sahabat dan orang-orang yang mencintai sosoknya berdatangan untuk memberi selamat.
KELUARGA BESAR: Haji Anif befoto bersama anak, cucu serta cicitnya  Perayaan Hari Ulang Tahunnya  - 74  Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang Sabtu (23/3) lalu.
KELUARGA BESAR: Haji Anif befoto bersama anak, cucu serta cicitnya pada Perayaan Hari Ulang Tahunnya yang ke- 74 di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang Sabtu (23/3) lalu.

PESTA semakin sempurna karena tepat di tengah perayaan, ayah sembilan anak itu dianugerahi rekor oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) atas kepemilikan lahan koloni bangau terluas di Indonesia. Penghargaan bernomor 5873/MURI/3/2013. Itu merupakan hasil dari jerih  payah pria yang kerap aktif terlibat dalam banyak kegiatan sosial itu.
“Alhamdulillah hari ini masih diberi kesempatan bersama kita semua untuk merayakan ultah saya ke- 74. Semua sahabat dan rekan-rekan terutama anak dan cucu saya yang sudah hadir di sini saya ucapkan terima kasih. Saya selalu merasa kurang dalam memberi dan saya harap masih terus ada kesempatan untuk itu,” ujar H Anif saat memberi sambutan.
Sejak pukul 11.00 WIB, Sabtu siang itu para tamu undangan mulai berdatangan ke lokasi pesta. Anak-anak bersama cucunya lebih dulu tiba di lokasi. Cukup banyak yang hadir dari yang tua hingga muda ikut berbaur di lokasi pesta. Ini menandakan H Anif punya pergaulan yang luas. Hebatnya tak hanya dari Indonesia, para sahabatnya dari luar negeri juga ikut menyemarakkan pesta.

DR H Anif Shah: “Jangan Lakukan Tipu Muslihat”



Catatan
INGOT SIMANGUNSONG

DR H Anif Shah, Jumat 23 Maret genap berusia 68 tahun. Ayah sembilan anak dengan 31 cucu ini, masih kelihatan segar bugar dan cukup enerjik. Sebagai pengusaha yang cukup dikenal, ia sudah sangat banyak menolong orang tidak mampu. Ratusan anak asuhnya mendapatkan bantuan biaya pendidikan hingga ke perguruan tinggi. “Saya bersyukur karena masih bisa berguna bagi orang lain,” kata H Anif Shah saat menerima beritamedan’s weblog di rumah pribadinya di Jalan Pinus kompleks Cemara Asri, Medan.
Apa yang Bapak rasakan di usia 68 tahun ini?
Saya merasa sangat nikmat dan sangat bahagia sekali. Di usia saya yang ke-68 tahun, ternyata saya masih berguna bagi orang lain. Masih ada gunanya. Saya masih bisa membantu orang lain. Saya masih bisa menyenangkan hati orang lain.
Bisa Bapak jabarkan lebih jauh lagi kebahagiaan dan kenikmatan yang dirasakan?

Sabtu, 05 Oktober 2013

Jejak Soeharto : Petualangan Politik Seorang Jenderal Godean

September, tahun 1945. Para pemuda Indonesia sibuk melucuti persenjataan Jepang. Ibu Umiyah Dayino, 75 tahun, masih ingat sebuah pemandangan. Soeharto, eks tentara Peta, sering datang ke bilangan Pathook di Yogya. Sebuah kawasan yang kini terkenal sebagai pusat oleh-oleh bakpia ini, sekitar 50 tahun silam, menjadi sarang berkumpul pemuda-pemuda bawah tanah yang disebut Kelompok Pathook. Para pemuda itu berkumpul, berdiskusi, berbagi informasi, merakit senjata, menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh partai. Penggerak-penggerak utama “geng” ini adalah Dayino, Koesomo Soendjojo, dan Denyoto. Semuanya kini sudah almarhum. Umiyah, yang tinggal di Ngabean, Yogya, adalah janda dari Dayino. “Dulu, rumah ini memang menjadi rumah kedua markas pemuda Pathook. Markas utama ada di rumah Koesomo Soendjojo, di Kampung Pathook,” katanya kepada TEMPO suatu sore.
Di situlah Soeharto sering mendengar orang berdiskusi. Memang tak sampai setiap hari, tapi ia bisa saja mampir dua kali seminggu. Ia tiba setiap pukul delapan malam dan dan bertahan sampai pukul tiga pagi. Itu semua dilakukan untuk “belajar politik” kepada Dayitno dan Soendjojo, yang dekat dengan para politisi sosialis. Adalah Marsoedi, seorang eks tentara Peta, yang memperkenalkan Soeharto kepada kelompok Pathook. “Pemuda Pathook itu seperti pemuda Menteng 31 Jakarta. Semua berkumpul di situ, apakah itu PKI atau yang lain,” tutur Marsoedi, mengenang. Ibrahim, 76 tahun, mantan anggota Pathook, masih ingat betul bahwa yang sering meladeni makanan atau minuman untuk Soeharto adalah seorang bernama Munir. Ia adalah Ketua Serikat Buruh. “Munir kemudian dijatuh hukuman mati oleh Soeharto, padahal mereka pernah sama-sama di Pathook,” kata Ibrahim. Jika wartawan menyempatkan diri melacak masa lalu Soeharto di Yogyakarta dan menemukan kembali aktivis-aktivis Kelompok Pathook dulu itu ada alasannya.

Rawagede Menggugat

Nullum crimen sine lege ~ Tak ada kejahatan tanpa hukum

Kejahatan perang adalah suatu tindakan pelanggaran, dalam cakupan hukum internasional, terhadap hukum perang oleh satu atau beberapa orang, baik militer maupun sipil. Pelaku kejahatan perang ini disebut penjahat perang. Setiap pelanggaran hukum perang pada konflik antar bangsa merupakan kejahatan perang. Pelanggaran yang terjadi pada konflik internal suatu negara, belum tentu bisa dianggap kejahatan perang.
Kejahatan perang meliputi semua pelanggaran terhadap perlindungan yang telah ditentukan oleh hukum perang, dan juga mencakup kegagalan untuk tunduk pada norma prosedur dan aturan pertempuran, seperti menyerang pihak yang telah mengibarkan bendera putih, atau sebaliknya, menggunakan bendera perdamaian itu sebagai taktik perang untuk mengecoh pihak lawan sebelum menyerang.
Perlakuan semena-mena terhadap tawanan perang atau penduduk sipil juga bisa dianggap sebagai kejahatan perang. Pembunuhan massal dan genosida kadang dianggap juga sebagai suatu kejahatan perang, walaupun dalam hukum kemanusiaan internasional, kejahatan-kejahatan ini secara luas dideskripsikan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan.

Kamis, 08 Agustus 2013

Kuasa Hukum Anas Minta KPK Periksa SBY dan Ibas



JAKARTA, KOMPAS.com
 — Firman Wijaya, kuasa hukum mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) yang juga tersangka kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang, Anas Urbaningrum, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas terkait aliran dana Kongres Partai Demokrat 2010. Keduanya disebut sebagai tim pendukung Andi Alfian Mallarangeng yang saat itu menjadi kandidat calon ketua umum Partai Demokrat. 

"Kalau KPK concern mengusut aliran dana ke Kongres Demokrat, seharusnya Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dan Pak Edhie diperiksa juga," ujar Firman saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/8/2012). 

Firman mengatakan, pekan lalu, pihaknya telah menyampaikan compact disc (CD) berisi video iklan Andi Mallarangeng sebagai kandidat ketua umum. Anas meminta KPK mengusut sumber dana biaya iklan tersebut. 

"Hasil investigasi dari CD yang kita dapatkan, dalam video itu mereka berdua (SBY dan Ibas) menjadi tim pendukung. Jadi kalau kaitan kongres, semua di dalam itu diperiksa. Jangan mempersonalisasikan ini kongres Anas, kan kongres Demokrat," terangnya. 

Sementara itu, KPK sebelumnya menolak CD yang diserahkan Firman. KPK meminta, video dalam CD tersebut dijelaskan langsung oleh Anas. Namun, menurut Firman, tidak ada alasan KPK menolak CD itu. Firman meminta KPK segera memvalidasi barang bukti yang diserahkannya. 

"Kita berharap KPK tidak menolak barang bukti yang kita bawa. Tidak harus Anas, penasihat hukum juga berhak menyampaikan temuan. Seharusnya setiap barang bukti divalidasi oleh KPK," ujarnya. 

Seperti diketahui, dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait proyek Hambalang, KPK menetapkan Anas sebagai tersangka. Anas diduga menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang saat dia masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Hadiah tersebut diduga berupa Toyota Harrier dan hadiah lainnya yang belum diungkapkan oleh KPK. 

Kemudian, KPK mendalami keterkaitan antara penyelenggaraan Kongres Partai Demokrat 2010 dan gratifikasi yang diduga diterima oleh Anas. Diduga, ada aliran dana BUMN ke kongres tersebut. Aliran dana itu diduga mengalir untuk pemenangan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum. KPK juga telah memeriksa saksi lain yang berkaitan dengan kongres, antara lain Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa dan Manajer PT Aston Tropicana Bandung yang bernama Yogi.
Editor : Caroline Damanik

Sabtu, 20 Oktober 2012

Tiga Terduga Teroris Poso Dilepaskan

TEMPO.CO, Poso - Polisi akhirnya melepaskan tiga orang terduga teroris, yakni H, 47 tahun, N (50), serta M (42), yang sebelumnya tertangkap di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, pada Jumat sore, 19 Oktober 2012. Menurut Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Eko Santoso, tidak ada cukup bukti yang mengarahkan mereka kepada tindakan terorisme dan keterlibatan dalam aksi pembunuhan Brigadir Sudirman dan Brigadir Satu Andi Sapa.
"Masih terlalu jauh untuk kasus pembunuhan itu. Tetapi barang bukti masih kita pegang untuk dikembangkan," ujar Eko, Sabtu, 20 Oktober 2012.

Pengamat terorisme di Poso, Muhaimin, menilai kinerja kepolisian dalam memburu pelaku pembunuhan dan serangkaian aksi terorisme di Poso terkesan lamban dan tidak profesional. Pasalnya, menurut dia, sampai saat ini belum ada seorang pun pelaku yang berhasil dijerat, serta belum ada kepastian motif di balik pembunuhan tragis itu. "Ujung-ujungnya selalu salah tangkap dan mendiskreditkan kelompok tertentu dalam setiap kasus," kata Muhaimin.

Selain itu, dia menilai, kecil kemungkinan kasus pembunuhan terhadap dua anggota kepolisian itu dilakukan oleh kelompok tertentu yang selama ini menjadi incaran kepolisian di Poso. "Konsep Jemaah Anshorut Tauhid tidak seperti itu, ada adab-adabnya. Kita juga bisa lihat kinerja polisi, sangat lamban. Kalau biasanya kelompok yang melakukan, paling lambat dua hari sudah tertangkap," ujar Muhaimin, yang pernah terlibat dalam kelompok militan di Poso. "Ini adalah proyek. Banyak asumsi di balik pembunuhan ini."

Lain halnya dengan dua pemuda yang kini ditahan di kantor Kepolisian Sektor Poso Kota. Mereka masih menjalani serangkaian pemeriksaan. Dua pemuda berinisial S, 24 tahun, dan A, 23 tahun, ini tertangkap karena tidak membawa kartu identitas dan diduga pendatang dari luar Poso. Keduanya ditangkap dalam razia kendaraan di Poso, Jumat, 19 Oktober 2012. "Sekarang Densus 88 Antiteror yang menangani setelah kami proses. Sudah bukan kewenangan kami," kata Kepala Polsek Poso Kota D. Beddu.

Sementara itu, Wakil Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Oerip Subagyo menegaskan, perburuan teroris di Poso akan terus digalakkan, terutama di kawasan pegunungan Dusun Tamanjeka dan Weralulu, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir. Meski demikian, dia mengaku, sampai saat ini proses perburuan masih nihil.
IRFAN ABDUL GANI